hmm,udah semingguan blog ini gak dijamah.hehe
oke,sekarang aku mau cerita tentang seseorang,seseorang yang sangat berarti dalam hidupku.
seseorang yang sangat kucintai.
seseorang yang sangat selalu kurindukan.
dia adalah papaku
Papaku seorang yang baik,tegas,humoris dan murah senyum.Bamyak orang yang bilang kalau aku memiliki senyum papa.Ya,senyumku sangat mirip dengannya,raut mukaku juga (tanpa kumis tentunya).
Papa adalah sosok paling hebat dimataku.Dialah pahlawanku.Dia selalu ada.
Ketika mama memarahiku,ada papa yang menghiburku.Begitupun sebaliknya.Papa suka menasihatiku agar menjadi anak yang baik,tegar dan mandiri.Jika aku melakukan kesalahan,papa akan menasihatiku bahwa yang kulakukan itu salah.
Waktu aku kecil,papa selalu menjagaku.Aku selalu ingin tidur disampingnya,ketika papa bangun di waktu subuh,aku juga ikutan bangun.Selagi papa sholat,aku ditaruh diatas ayunan dan ketika papa selesai sholat, aku dipangku untuk ikut berdo'a.
Papa selalu memanjakanku,apapun yang kuinginkan,selagi itu baik dan papa mampu memberikannya, maka papa akan memberikannya.Maklumlah kami bukan keluarga "The Have".Kami keluarga sederhana.Aku tidak peduli dengan semua itu.Aku tidak butuh rumah mewah,mobil mewah,uang triliunan,holiday ke luar negri,dan lain-lain.Aku sudah sangat bahagia karena aku memiliki orang-orang yang menyayangiku.Apalagi aku punya papa yang dengan segenap jiwa raganya akan berusaha membahagiakanku.
Papa selalu perhatian padaku.Aku ingat,ketika aku masih sd,aku ikut bimbel.Pada sore itu hujan sangat deras dan aku pun tak bisa pulang.Hari sudah mulai gelap,aku takut.Kemudian papa datang menjemput dangan membawa payung dan tubuh yang basah kuyup terkena hujan.Aku sangat senang dan terharu.Lalu kami pulang.Setela mandi,seperti biasa aku bercanda dengan papa.Aku suka sekali bau tubuh papa yang sehabis mandi.Bau tubuh papa segar.Bau sabun.Aku sangat suka itu,membuatku merasa tenang.
kami senang sekali bercanda dan bercerita.Apalagi kalau mati lampu.Aku dan papa guling-guling di ruang depan sambil bercerita,kadang papa suka narsis cerita masa mudanya,kadang berdongeng,kadang melawak,dan kadang cerita seram.Papa suka nakut-nakuti dengan memasang raut seram.Tapi,aku tidak takut walau mati lampu,karena ada papa disampingku.
Papa sangat suka dengan photografi.Aku sering jadi modelnya dan papa photografernya.Aku suka sekali diphoto-photo dengan kamera papa yang sudah seperti kamera photografer propesional itu.
Aku memang sangat dekat dengan papa,kami selalu bersama.Papa suka sekali mengajakku jalan-jalan.Karena kami tinggal di kota yang tidak cukup besar maka tidak terlalu banyak tempat yang bagus,paling cuma beberapa mall.Jadi,papa selalu mengajakku ke supermarket di sebuah mall untuk berbelanja.Aku sangat senang.Di supermarket aku selalu memenuhi troli dengan barang-barangku.Papa hanya bisa geleng-geleng kesal.hehe..
Selain ke supermarket,papa juga sering mengajakku makan di beberapa restoran favoritenya.Hanya aku dan papa.Sangat seru.
Kami juga sering sekali lari pagi mengitari seperempat kota,waktu itu kami sering melewati sebuah proyek bangunan mall.Aku yang masih kecil,selalu ingin tahu semua hal,aku tanya "itu mau dibuat apa pa ?" lalu papa menjawab "itu akan dibuat mall,bagus nantinya,Nanti kita main kesini kalau mall-nya sudah jadi." " bener pa yaa,asyiikk" . Mall itu kini berdiri dengan megah.Mall itu kini menjadi tempat Hang out favorite ku dengan teman-teman.
Walau papa sangat sayang padaku.Tapi,dia tidak ingin membuatku menjadi anak manja dengan memberikan kado setiap ulang tahunku.Aku tidak terlalu masalah karena apa yg kupunya selama ini yg diberikan papa merupakan suatu hal yg tak ternilai.
Pada ulang tahunku ke-16, aku meminta dibelikan handphone pada papa.Dan tumben-tumbenan papa mau memberikannya.Aku sangat senang.Selain Hp , papa juga membuatkan kamar yang sangat indah untukku. Papa mengecatnya sendiri,aku juga ikut membantu.lalu aku menata kamar itu seperti yg kuinginkan.Hasilnya sangat menarik,papa memujiku karena bisa menata kamar sebagus itu.
Tapi,mimpi buruk tiba-tiba datang.Tidak beberapa lama setelah ulang tahunku papa jatuh sakit.Papa divonis terjangkit Hepatitis B.Papa sangat lemah,tubuhnya lemah bahkan untuk berdiri pun ia kesulitan,perlahan-lahan tubuhnya menguning dan kurus.Papa harus dirawat dirumah sakit.karena penyakitnya mudah menular,aku jadi dilarang untuk terlalu dekat-dekat papa.Aku sangat kesepian.Dirumah aku kesepian karena papa dirawat dirumah sakit,mama dan kakak juga menjaganya disana.Aku juga sekali-sekali kesana,karena rumah sakitnya sangat jauh dari rumah kami.
Tiap hari minggu aku menggantikan mama menjaga papa,menyuapinya makan,menuntunnya ke kamar mandi. Disana aku menjaga papa,papa walau sedang sakit juga masih suka mengajakku mengobrol,bercanda dan bermain TTS.Ketika aku akan pulang kerumah,papa akan mencium pipiku.Sangat sedih.
Setelah sebulan lebih di rumah sakit,papa diizinkan dokter pulang.Aku senang papa mulai membaik.Kami merawatnya dirumah.Papa sangat bosan terus-terusan di rumah saja.pada suatu hari papa mau mengajakku pergi keluar,berjalan-jalan tanpa sepengetahuan mama.Tapi,aku tidak berani,karena papa masih lemah. Aku takut sakitnya kambuh.Jadi,aku menolaknya dan papa kecewa.Maafkan aku pa.
Tapi,beberapa minggu kemudian papa jatuh sakit lagi.Sakit yang sama.Papa harus dirawat lagi.Tapi kali ini dirumah sakit di dekat rumah.Rumah sakit yang fasilitasnya sangat bobrok.Papa dirawat lima hari disana.Tapi,tak kunjung membaik bahkan semakin gawat.Lalu papa dipindahkan ke rumah sakit yang dulu. Saudara-saudaranya juga sudah datang untuk menjenguk papa.
Aku pulang sebentar kerumah,lalu menyusul kesana.Aku menunggui papa.Papa tampak pucat,aku selimuti dan kuusap minyak kayu putih.Aku menungguinya sampai larut malam.Aku lalau tertidur disamping tempat tidurnya.Tidur sambil duduk.Saat tidur aku setengah bermimpi.Entah itu mimpi atau nyata.Aku merasa papa mengelus kepalaku dengan lembut.Aku terkejut lalau terbangun dan kulihat papa masih tertidur.Tak sadar tepatnya.Hingga menjelang subuh aku memandang wajahnya,entah kenapa aku merasa sedih dan takut.Kulihat papa bernafas tersendat dan terhenti,seperti asma.Ketika tanteku melihatnya,tante langsung memanggil suster.Dua orang suster lalu memeriksa papa.Wajah mereka datar,lalu berkata "bapaknya sudah gak ada.". Aku lemas,setengah tak mengerti dengan ucapan mereka.Kulihat tante dan mamaku menangis. Aku sadar bahwa papa sudah pergi.Ia tak ada lagi di dunia ini.Dia sudah dijemput.Waktunya sudah habis.Ia tinggalkanku.
Aku menangis,menjerit histeris dan memeluknya.Aku tak menyangka dan tak terima waktunya secepat ini.16 tahun bersamanya adalah waktu yang sangat singkat untukku.Tapi apa daya,semua sudah takdir.Aku harus kuat.Tapi tetap tak bisa.
Dunia seperti kiamat.Duniaku kelam.Apalagi ketika melihat papa dikafani dan aku disuruh melihat dan menciumnya untuk terakhir kali.Aku menciumnya dan seakan tak ingin melepas pelukanku darinya.Ketika sudah akan dibawa,aku rasanya mau pingsan,aku tak rela papa pergi.Lalu papa dibawa keluar dari pintu rumah kami yang belum sempat selesai dengan utuh.
Aku hanya bisa mengatakan selamat jalan papa,semoga kau tidur dengan tenang disana.
Ampuni segala dosanya ya Allah,trimalah ia disisiMu dan masukkan ia ke surgamu.
kumohon.aku memohon dengan segenap jiwa ragaku ya Allah.
Waktu terus bergulir,sampai saat aku menulis ini.Banyak hal yang telah kulalui tanpa papa.Banyak cerita yang sangat ingin kubagi dengannya seperti dulu.Aku sudah besar pa.Aku sudah kuliah.Aku lulus di unsri seperti yang papa impikan.Aku sudah berjilbab pa.taukah papa dengan semua itu.Kuyakin papa tau.Tersenyumlah pa.untukku.Trima kasih papa karena telah menjadi ayah yang baik bagiku selama ini.
Aku punya banyak teman yang selalu ada disampingku agar aku selalu tetap tegar dan ceria.Trima kasih teman.Mereka selalu mengatakan ikhlaskanlah.Aku ikhlas tapi aku tak bisa menghapus air mata ini. Kalian mungkin sebal karena aku cengeng.Tapi kalian begitu karena mungkin kalian tidak terlalu paham perasaanku.Karena kalian mungkin belum pernah merasakan kehilangan yang sangat menyakitkan seperti ini. Kehilangan salah satu orang tua sangatlah menyakitkan,berbeda dengan kehilangan benda kesayangan atau bahkan kehilangan pacar sekalipun.
Kehilangan ayah adalah suatu kehilangan yg sangat menyakitkan.Dimana kita kehilangan sosok penopang hidup kita,sosok pahlawan,sosok pembiming,dan sosok yang mencintaimu lebih dari apapun.
Aku beruntung karena aku mempunyai mama yang sangat tegar,walau ia kehilangan suami yang ia cintai tapi ia masih tetap bisa berdiri tegar.Menjaga dan membesarkan kami,anak-anaknya.Ia mama yang hebat.Mama sekaligus papa bagi kami.
Trima kasih mama.
lain kali aku akan cerita tentang mama dipostinganku.
Well,sampe sini cerita tentang papaku.mataku udah bengkak nih.Ada band dan gita gutawa juga udah capek ku replay berkali-kali dari tadi.
Satu pesanku untuk kalian yang baca postingan ini.
Sayangilah orang tuamu.Sayangilah Ayahmu, berbaktilah padanya selagi ia masih ada di dunia ini.Jangan kecewakan dia.Karena dibalik sikap tegas dan pemarahnya.ia pun bisa menangis karena kelakuanmu dan merasa dirinya gagal mendidikmu.
No comments:
Post a Comment